Produsen ponsel pintar asal Kanada, BlackBerry dilaporkan merombak jajaran eksekutifnya. Disebutkan perombakan ini lebih efektif dibandingkan sekadar pergantian posisi.
Dilansir GSMArena, Selasa 26 November 2013, BlackBerry merombak kursi direktur operasi (Chief operation officer/COO), direktur pemasaran (chief marketing officer/CMO), dan direktur keuangan (chief financial officer/CFO).
Kristian Tear lengser dari kursi COO sedangkan Frank Boulben menyerahkan posisi CMO. Untuk pengganti keduanya, perusahaan sampai saat ini belum mengumumkan.
"Atas nama BlackBerry, saya berterima kasih kepada Kristian dan Frank atas kerja keras keduanya," CEO BlackBerry, John Chen, dalam keterangan resminya, Selasa 26 November 2013.
"Selama belum ada pengganti, ke depan saya akan bekerja lebih dekat dengan tim teknisi kami yang berbakat, juga tim penjualan dan pemasaran di seluruh dunia untuk memfasilitasi titik balik BlackBerry dan mendorong inovasi," tutur Chen.
Sedangkan, posisi CFO juga ditinggalkan Brian Bidulka. Penggantinya yaitu James Yersh yang telah bergabung dengan BlackBerry sejak tahun 2008 silam.
Yersh pernah menduduki posisi Senior Vice Presedent dan Controller and Head of Compliance. Meski telah lengser, Bidulka tetap menjalankan peran sebagai penasehat sampai akhir tahun fiskal tahun ini.
Sang CEO juga tak lupa menyampaikan terima kasih pada Bidulka dan memberi kredit kepada penggantinya.
"Saya siap bekerja dengan James dan tim keuangannya. Kami akan menjalankan rencana dan mengantarkan nilai jangka panjang pada para pemegang saham," kata Chen.